Langsung ke konten utama

 Resensi Hercule Poirot Closed Casket


Sumber Gambar : soundcloud.com


Judul buku      : Closed Casket

Penulis            : Sophie Hannah & Agatha Christe

Penerbit          : Gramedia Pustaka Utama

Tebal               : 448 Halaman;20 cm

ISBN               : 978-602-03-3385-4

Tanggal Terbit: 6 desember 2016

 

            Novel Hercule Poirot Closed Casket merupakan hasil karya Sophie Hannah. Sebelumnya, perlu diketahui bahwa Agatha Christielah yang menciptakan serial Hercule Poirot. Pada tahun 1920, novel pertama serial poirot yaitu The Mysterious Affair Of Styles terbit. Dilanjutkan oleh novel-novel lainnya tak lama setelah itu, seperti Murder on The Links yang terbit pada tahun 1923. Puluhan karya mengenai Poirot telah ia hasilkan. Kepopuleran serial ini hamper bisa disandingkan dengan Serial detektif legendaris garapan Sir Arthur Conan Doyle yaitu Sherlock Holmes Yang pertama kali terbit tahun 1887. Bisa dibilang Agatha Christie lah penulis sebenarnya dari serial Poirot. Pembacanya membludak tersebar di seluruh dunia. Namun sayangnya takdir telah memutuskan, bahwa waktu Agatha Christie di dunia telah habis. Ia meninggal dunia pada tanggal 12 januari 1976 dalam usia 85 tahun. Pembaca telah kehilangan sosoknya. Tetapi beberapa penggemar setia masih melanjutkan serial ini. Salah satunya adalah Sophie Hannah. Dan pada akhirnya pada 6 desember 2016 terbitlah novel Closed Casket. Novel ini mungkin bisa dibilang sebagai sebuah fan fiction. Tetapi tentu bukan sekadar fan fiction biasa.

            Novel ini memakai seudut pandang orang pertama pelaku sampingan dari tokoh bernama Edward Catchpool, seorang inspektur kepolisian dari Scotland Yard. Cerita ini bermula dari undangan yang diberikan Lady Athelinda Playford (seorang penulis cerita anak-anak yang sangat terkenal) kepada Catchpool. Undangan itu berisi permintaan Lady Playford agar catchpool berlibur dan menginap di rumahnya (di daerah Lillieoak,Finlandia) selama 1 minggu. Tentulah ia bingung. Ada apa gerangan seorang penulis cerita anak-anak ini mengundangnya?. Tetapi setelah berpikir dengan matang, Catchpool menyanggupi undangan itu. Maka berangkatlah ia ke rumah Lady Playford.

            Rupanya bukan hanya dia yang diundang oleh Lady Playford. Di sampingnya berdiri seorang pria kecil dengan kumis yang menjulang. Ialah Hercule Poirot, seorang detektif terkenal dari Belgia. Ada apa?. Mengapa Lady Playford mengundang mereka?. Yang 1 polisi, yang satunya lagi detektif terkenal, seakan-akan ia tengah bersiap menyambut sesuatu yang mengerikan.

            Dan rupanya masih banyak orang yang hadir di sana memenuhi undangan Lady Playford. ada Michael Gathercole dan Orville Rolfe yang merupakan pengacara. Lalu ada Viscount Harry Playford dan Claudia Playford yang merupakan anak dari Lady Playford. Turut hadir pula Dorro Playford (istri Viscount Harry) dan Randall Kimpton (tunangan Claudia). Lalu ada Joseph Scother, sekertaris Lady Playford yang mengidap penyakit ginjal bright hingga membuatya sekarat. Poirot mulai khawatir dengan apa yang akan segera terjadi.

            Apa yang ditakutkan Poirot menjadi kenyataan. Tepat setelah mereka selesai makan malam, Lady Playford datang membawa sebuah pengumuman. “Apa yang hendak kusampaikan ini akan membuatmu kaget…”. Dengan ucapan itu, Lady Playford mengawali pengumuman yang benar-benar akan membuat kaget semua tamu.

            Lady playford memutuskan mencoret kedua anaknya dari surat wasiat dan tidak mewariskan sepeser harta pun untuk mereka. Dan semua kekayaannya itu ia berikan ke Joseph Scotcher. Seorang pria sekarat yang mengidap penyakit ginjal bright. Apa maksud semua ini?.

            Rupanya serangkaian kejadian tidak sampai di situ saja. Pagi berikutnya Joseph Scother ditemukan terbunuh dengan keadaan yang mengenaskan. Kepalanya remuk. Wajahnya sudah tidak bisa dikenali lagi. Sebenarnya apa rencana Lady Playford?.

            Cukup membingungkan bukan?. Tetapi Justeru hal inlah yang membuat novel detektif ini menarik. Dimana setiap rangkaian kejadian terhubung. Novel ini mampu menghadirkan misteri yang membuat kita penasaran. Alurnya sulit ditebak.Setiap orang seperti mempunyai alasan untuk membunuh Joseph Scother. Di saat yang sama mereka juga punya alibi masing-masing. Bahasa yang digunakan juga nyaman untuk dibaca.

            Tapi sayangnya alur dan motif pelaku membunuh Joseph Scother terkesan dipaksakan. Begitu juga dan bukti-bukti pembunuhan. Lalu secara penokohan sendiri, watak setiap tokoh di novel ini terasa terlalu berlebihan dan terkesan dibuat-buat. Ditambah latar belakang masing-masing tokoh dan hubungan mereka dengan Joseph Scother yang juga dipaksakan.

            Terlepas dari itu semua, Hecule Poirot Closed Casket merupakan novel detektif yang luar biasa. Novel ini cocok untuk pembaca yang menyukai cerita detektif yang bisa membuat kita berpikir dan menerka-nerka kelanjutannya ceritanya. Tetapi, untuk pembaca yang tidak menyukai penggambaran pembunuhan yang sadis ataupun kekurangan-kekurangan yang telah saya sebutkan, mungkin perlu dipertimbangkan kembali lagi untuk membaca novel ini. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Buku Madilog Sebuah Upaya Mengubah Pola Pikir Logika Mistika yang Kental Di Indonesia

  Madilog Sebuah Upaya Mengubah Pola Pikir Logika Mistika yang Kental Di Indonesia Identitas buku Judul Buku  : Madilog Penulis        : Tan Malaka Penerbit       : Penerbit Narasi Cetakan       : 5, 2016 Tebal Buku  : 568 halaman           Sutan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka atau lebih dikenal dengan Tan Malaka lahir di Nagari Pandam Gadang, Suliki, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, 2 Juni 1897 dan meninggal di Desa Selopanggung, Kediri, Jawa Timur, 21 Februari 1949 pada umur 51 tahun. Ia adalah seorang           Karena kepandaian, Tan Malaka akhirnya mendapatkan sokongan dana untuk melanjutkan sekolah menengahnya ke Belanda. Di negeri inilah ia berpapasan dengan berbagai macam ideologi yang ada pada saat itu. Selesai pendidikannya di Eropa, ia kembali ke tanah air deng...
  Budaya dan 7 Sikap dasar di MAN Insan Cendekia Serpong                MAN Insan Cendekia serpong merupakan Madrasah Aliyah Negeri (Setara dengan SMAN) berbasis asrama. MAN Insan Cendekia serpong ini terletak di BSD City sektor XI,Jalan cendekia Ciater Kec. Serpong,Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. MAN Insan Cendekia Serpong didirikan pada tanggal 21 September 1996 atas ide dari Prof. Dr –Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie. MAN Insan Cendekia Serpong didirikan dengan tujuan untuk memberdayakan sekaligus mendidik para remaja Islam agar bisa bersaing dan mengikuti perkembangan zaman. Pada mulanya BPPT mendirikan Magnet School, yang nantinya berubah menjadi SMU  Insan Cendekia di Serpong dan Gorontalo, dan pada tahun 2001 SMU IC ini berpindah pengelola dari BPPT ke Kementerian Agama RI lalu berganti nama menjadi MAN Insan Cendekia.             Di MAN Insan Cendeki...
Pembangunan Ekonomi : Pengertian, Ciri, Indikator   Pengertian Pembangunan Ekonomi   Pembangunan ekonomi adalah proses dimana ekonomi akan tumbuh serta menjadi lebih maju, baik dalam dimensi ekonomi maupun dalam dimensi sosial. (wijaya, 2022) Secara tradisional, pembangunan ekonomi dikukur melalui indikator GNP dan GNP per kapita. Dengan begitu fokus dari kebijakan ekonomi negara adalah memaksimalkan produksi barang dan jasa sehingga GNP meningkat, dalam perjalananya, walaupun negara berhasil mencapai target pertumbuhan ekonomi. Standar hidup masyarakat tidak ikut mengalami kenaikan dan jurang ketimpangan ekonomi semakin besar. Melihat keadaan tersebut, para ekonom merumuskan indikator baru yang lebih menekankan pada penigkatan standar hidup masyarakat, pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan ekonomi. Salah satu alat ukur baru tersebut adalah indeks pembangunan manusia, yang didalamnya sudah tercantum angka harapan hidup, harapan lama sekolah, dan GNP per kapi...